Sudah Benarkah Bacaan Ku

Tahsin Quran. Membaguskan bacaan Quran bersama Ustadz Rizal. Kegiatan rutin Armada setiap pekan.

 

“KALAU bacaan Al Fatihah kita tidak sempurna, maka tidak sempurna pula shalat kita. Mending kalau shalat sendiri, kalau jadi imam? Tentu bertanggung jawab dia atas makmumnya. Nah Lho..! Apalagi bagi kaum hawa. Ibu itu Madrasatul Aulad, sekolahnya sang buah hati. Hayo, bisa ngajarin anaknya baca Qur’an tidak nanti?”

 

Tahsin secara harfiyah berasal dari ‘hassana-yuhassinu’ yang artinya ‘membaguskan’. Kata ini sering digunakan sebagai padanan ‘Tajwid’ yang berasal dari ‘jawwada-yujawwidu’. Karena itu, jumhur ulama kerap menyamakan pendefinisian tahsin itu dengan tajwid, yakni ‘mengeluarkan setiap huruf hijaiyah sesuai tempat keluarnya (makhorijul huruf) dengan memberikan hak dan mustahaknya’.

Dengan kata lain, metode Tahsin ialah metode untuk menyempurnakan semua hal yang berkaitan dengan kesempurnaan pengucapan huruf-huruf Al-Qur’an. Baik kesempurnaan sifat yang senantiasa melekat padanya, maupun pengucapan hukum bacaan satu huruf dengan lainnya seperti hukum nun mati dan tanwin, mim mati, hukum bacaan mad, dan sebagainya.

Lalu, mengapa kita harus belajar tahsin? Dari sisi definisi, sudah jelas sekali fungsi metode tahsin itu sama dengan tajwid, yakni untuk membagusi bacaan Al-Qur’an. Meninjau kembali firman Allah dalam Q.S. Al Muzammil ayat 4: “Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan tartil”, menjadi landasan paling dasar yang tak bisa ditawar bahwa kita harus membaca Kalam-Nya dengan kaidah bacaan sesuai tajwid.

Selain memang perintah, membaca Al-Qur’an dengan prinsip ‘haqqa tilawah’ yakni ‘membaca dengan sebenar-benar bacaan’, sebagaimana diterangkan dalam QS. Al Baqarah: 121, merupakan refleksi keimanan terhadap kitab-Nya. Bahkan jika tidak melaksanakan, diancam kerugian dan kebinasaan abadi di akhirat nanti. Maka semangat untuk mempelajari Al Qur’an dan menyempurnakan bacaannya merupakan bukti kejujuran beriman kepada kitab-Nya.

 

tahsin, sebagai aktivitas memperbaiki bacaan alquran mengandung makna bahwa terjadi aktivitas mempelajari dan mengajarkan alquran. hal ini bersesuaian dengan hadits Nabi saw : “sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari dan mengajarkan alquran”. Seyogyanya tahsin dilaksanakan dengan menghadap guru/ustadz/ustadzah yang kompeten dibidang ilmu Quran. Dan tanpa menunggu sempurna segera diamalkan dan diajarkan kepada orang lain, sebatas materi yang telah betul-betul dikuasai. Hal ini dimaksudkan, agar pembelajar tahsin termasuk dalam kategori sebaik-baik manusia. Allahu a’lamu.

Ingin Bergabung dengan Program Tahsin

Pelaksanan program Tahsin ARMADA :

Hari : Setiap Hari Rabu

Waktu : Pukul 19.30 Wib ( Setelah Ba’da Isya)

Cp : Rico ( 0812-8802-2379)

Awal Tahun diawali dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

 

Dari Berbarapa Sumber

by SAA

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *