Keluar Di Bumi Allah Yang Luas Ini

Keluar Di Bumi Allah Yang Luas Ini

@Higashi Nakano, Japan

Katanya, perjalanan akan menghilangkan kesedihan. Al Hafizh Ar-Ramhurmuzi dalam bukunya Al-Mulhaddits al-Fashil menjelaskan faedah perjalanan yang bertujuan menuntut ilmu dan mencari kenikmatan.

“Seandainya orang yang mencela para pengembara ilmu mengetahui kelezatan yang diraih dari pengembaraan itu, besarnya semangat yang dirasakannya ketika meninggalkan tanah kelahirannya, dan kenikmatan yang dirasakan oleh semua anggota tubuhnya pada saat memanfaatkan seluruh kesempatannya untuk melihat tempat dan rumah baru, pada saat melihat dusun-dusun kecil, pada saat melihat kebun-kebun dan tanah-tanah lapang, pada saat mengenal bentuk muka baru, pada saat melihat keajaiban negeri-negeri, pada saat melihat perbedaan bahasa dan kulit, pada saat istirahat di bawah bayangan dinding-dinding dan kebun, pada saat makan di dalam masjid, minum di lembah-lembah, dan tidur di mana pun saat malam tiba, pada saat berteman dengan siapa saja yang dicintainya karena Allah tanpa memandang lagi faktor kerabat dan famili; ketika segala bentuk kepura-puraan ditinggalkan, dan ketika semua kegembiraan itu sampai ke dalam hatinya karena sudah dekat dengan apa yang ia inginkan, karena tercapainya maksud yang dia dambakan, karena keberhasilannya menembus majilis yang dia dambakan, dan karena kemampuannya menaklukkan semua rintangan”

“Maka, semua imi memberikan pelajaran kepadanya bahwa kenikmatan dunia ini terhimpun dalam keindahan peristiwa itu, dalam kemanisan pemandangan-pemandangan itu, dan kemampuan mengambil semua faedah yang ada. Bagi yang mendapatkannya, semua itu jauh lebih indah dari bunga di musim semi, dan jauh lebih berharga dari simpanan emas murni yang kapan sajs bisa dirampas oleh orang jahat”

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *