Mengenal Isi Al Quran

Orang mukmin itu seperti taman diguncang dan dihembus angin.
karena menguji keimanan.

orang munafik itu slalu diberi kemenangan, dan akan diazab secara tiba”.

Materi Tentang
Al Quran

Definisi

مَنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وِزْرًا

(Bahasa Indonesia)
Barangsiapa berpaling darinya (Al-Qur’an), maka sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari Kiamat,

-Surat Tha-Ha, Ayat 100

——-

خَالِدِينَ فِيهِ ۖ وَسَاءَ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِمْلًا

(Bahasa Indonesia)
mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan sungguh buruk beban dosa itu bagi mereka pada hari Kiamat,

-Surat Tha-Ha, Ayat 101

———

Dikatakan berpaling dari Al Quran tidak mendirikan solat dan zakat.
isi dalam Al Quran memerintahkan solat, zakat.
Nabi Isa diperintahkan shalat dan zakat.

 

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

(Bahasa Indonesia)
Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

-Surat Maryam, Ayat 31

——–
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

(Bahasa Indonesia)
Kemudian datanglah setelah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti keinginannya, maka mereka kelak akan tersesat, Read more

Kajian Akhir Tahun Untuk Melangkah Lebih Baik

 

Mujahidarmada Latepost.

Satu tahun bukanlah masa yang pendek. Ia terdiri dari dua belas bulan, satu bulan tiga puluh hari, satu hari dua puluh empat jam, satu jam enam puluh menit, satu menit enam puluh detik. Di setiap detik berlalu, pasti ada nikmat Allah ta’ala yang tercurah, dan ada pula amanat Allah yang harus ditunaikan.

Muhasabah dalam pandangan Muhasibi, mewariskan nilai tambah dalam berpikir (basirah), kecerdikan, dan mendidik untuk mengambil keputusan yang lebih cepat, memperluas pengetahuan, dan semua itu didasarkan atas kemampuan hati untuk mengontrolnya.

 

Selayaknya bagi mereka yang mau berpikir, untuk menilai dirinya pada setiap umurnya setahun berlalu, yang akan dipertanggung jawabkan di hadapan Allah ta’ala. Amirul Mu’minin, Umar bin Khattab berkata, “Hisablah dirimu, sebelum kamu dihisab Allah, timbanglah amal kebajikanmu sebelum ditimbang Allah.”

 

Setiap Mukmin dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas amalnya. Untuk peningkatan kualitas amal, muhasabah (evaluasi) sangat diperlukan. Tanpa muhasabah tidak akan ada peningkatan kualitas amal. Karena itu, muhasabah menjadi karakter utama pribadi Mukmin,

 

Alhamdulillah atas izin dan limpahan rahmat Allah SWT.
Kajian akhir tahun yang diselenggarakan oleh masjid Daarul uluum dan ARMADA. Dengan tema muhasabah akhir tahun dapat terlaksana dengan lancar. Alhamdulillah kajian cukup ramai diisi oleh para jamaah masjid Daarul uluum baik pria atau wanita, bahkan hingga ke anak anak kecil para generasi penerus.

Jazakallah khairan katsiraa kepada ustadz @ubaidillah_assofary yang telah meluangkan waktunya untuk mengisi kajian di masjid Daarul uluum.

Kenangan Menara Masjid

Repost Rahadian D Tio-Melihat menara masjid jadi teringat sebuah artikel menarik dibawah ini
.
.
– Dibelakang Rasulullah ada 9 dari 10 sahabat yang dijamin surga dan mereka tidaklah kaya, tapi konglomerat.
– Saingan atau musuh Nabi saat itu adalah 2 negara besar, Romawi & Persia.
– Saat jumlah sahabat Nabi hanya ± 50 orang, Beliau mengatakan bahwa kedua negara itu nanti akan tunduk kepada Islam.
– Nabi mengatakan saat itu dalam kondisi hanya didukung sedikit saja sahabat, akan tetapi memiliki kualitas mampu mengalahkan 2 negara besar dengan potensinya.
– Saat ini di negeri ini sedang mengalami perampokan uang lewat sistem moneter. Sehingga yang kaya makin kaya dan yang miskin makin miskin.
– Inilah jahatnya sistem ekonomi syetan.
– Menjadi pengusaha itu tidak perlu ijazah atau gaji tinggi. Yang diperlukan hanya tidak tau dan berani (beresiko).
– Merubah mindset dari sosial – pendidikan menjadi mindset pengusaha. Dalam bisnis tidak mudah, tapi tak ada yang sulit.
– Perkataan Umar bin Khattab berikut ini dalam mengubah pola pikir menjadi pengusaha : – Aku melihat orang² asing mulai banyak menguasai perdagangan, sementara kalian meninggalkannya. Karena telah menjadi penguasa di daerah dan mendapat ghonimah.
– Janganlah kalian tinggalkan perdagangan nanti laki² kalian bergantung pada laki² mereka dan wanita² kalian bergantung pada wanita mereka.
.
.
*Inilah : the winning mindset*
– Orang kaya dan miskin itu punya kosakata masing-masing. Dan apa yang keluar dari pikirannya / perkataannya sesuai dengan mindset nya.
– Orang bermindset kaya, meski santai tetap akan jadi kaya. Orang miskin, meski bekerja keras, juga tetap akan miskin.
– Beda orang ga punya uang dengan orang miskin. Orang ga punya uang itu cuma sementara, dan orang miskin itu selamanya.
– Lebih bagus kaya raya tapi zuhud dari pada orang miskin tapi hubbud dunya.
– Tugas kita membangun mindset pengusaha setinggi-tingginya.
– Tidak pernah hidup di bawah garis kemampuan, tetapi tetap up grade hingga selalu di atas kemampuan.
– Bahagia itu diberikan Alloh kepada orang tanpa melihat miskin atau kaya.
– Melihat uang itu dengan pikiran, kalau dilihat sama mata ga akan kelihatan. Yang melihat dengan mata itu tergolong orang miskin.

Untuk yang sedang Lemah dalam Beramanah

 

(Salim A.Fillah)

Dulu,merasa ditinggal,tidak dipedulikan, pengurus pada tidak peka pada kebutuhan, ditambah lagi persoalan profesionalitas harus dipertahankan. Kau kira akademisku berjalan lancar? begitu kiranya ketika amanah dan dakwah menjadi kambing hitam Dakwah hanya jadi bualan semua hanya karena lelah karena lilah, niatan dan janji اَللّهُ yang terabaikan

Amal yaumi yang seharusnya terjiwai, namun hanya sekedar rutinitas tak menancap dihati. Boro boro tahajud seminggu sekali, yg ada syuro hampir tiap hari. Katanya sih untuk ummat ini, tapi aku lupa sama kewajiban diri. Harusnya liqo semakin giat, tapi dateng sering telat, atau malah futurnya kumat

👣Kepadamu yg telah ku bawa bersamaku meniti jalan ini,
Maaf telah melibatkanmu dalam perjalanan yang begitu melelahkan,
Perjalanan yang kerap membuat kita harus menangis darah,
Perjalanan yang lebih sering membilurkan luka,
Perjalanan yang kerap membuat kita merasa ingin berhenti dan kembali ke garis awal atau menepi…

Kepadamu yg telah kubawa bersamaku meniti jalan ini,
Maaf pernah berfikir meninggalkanmu seorang diri,
Menempuh segala perjalanan hidupmu sendirian
Bukan benar-benar meninggalkanmu,

Membiarkanmu berproses di jalan ini,
Hanya untuk membuatmu memahami likunya,
Hanya untuk membuatmu bertahan diatas kakimu,
Hanya untuk membuatmu tegar dalam melangkah.

Sebab kelak,
Ada masa dimana kita benar-benar akan sendiri
Menapaki jalan ini.
Ada masa dimana kita hanya punya Allah untuk dapat bertahan
Ada masa dimana kita harus berkata
“Hei… ini aku dan jalanku”
Masa dimana menjadi benar-benar terasing di keramaian dunia.
Masa dimana kita melukis cahaya yang berbeda dari mereka.

Kepadamu yg telah kubawa bersamaku meniti jalan ini,
Inilah jalan yg kita tempuh sekarang,
Jalan yg lebih banyak duri yg akan kita temui,
Jalan yg lebih terjal dan mendaki,
Jalan yg akan menguras airmata, semangat dan harapan semu,

Namun, inilah juga jalan yg akan membawa kita ke puncak,
Menikmati segala keindahan dari atas tanpa penghalang,
Yang akan mengubah airmata menjadi tawa kebahagiaan, melahirkan harapan baru yang pasti.

Setelah perjuangan dan pengorbanan telah kita lalui.

Kepadamu yg telah kubawa bersamaku meniti jalan ini,
Genggam tanganku erat jangan ragu
Ketika kau merasa letih dan tak sanggup berdiri,
Disaat kau ingin berhenti,
Menolehlah,
Disitu masih ada aku,
Yg masih bersamamu ketika memulai perjalanan panjang ini.
Dan akan tetap tersenyum kepadamu, menganggukkan kepala.
Bahwa kau bisa terus berjalan tanpa takut, tanpa ragu.
Sebab Allah juga bersamamu.

Kepadamu yg telah kubawa bersamaku meniti jalan ini.
Inilah jalan kita.

Kita memang akan menjadi berbeda,
Tak lagi sama dengan mereka,
Akan di asingkan,
Namun karena itulah kita menjadi permata,
Dijalan ini.
Di Jalan Dakwah. Jalan Cahaya.

Jangan takut dikatakan sok alim, karena mengajak orang lain berhijrah.
Tetapi takutlah akan teguran Allah, jika kita sudah berhijrah tetapi tidak mengajak orang lain untuk berhijrah juga.

jalan cinta para pejuang

Ikhwafillah, Rangkullah sahabatmu sekali lagi, Bisa jadi ia menjadi lemah, sebab engkau tak lagi peduli

#untuk yang tegar di jalan dakwah
#Menyelami samudera Alquran
Jalan cinta para pejuang