Riba Yang Membunuh Masa Muda Ku

Riba yang membunuh masa muda ku
.
.
Temen temen pada dasar nya memang masa mudah kita harus di nikmati.
Tapi ingat dengan cara apa sih kita menikmati nya ?
Hura hura ? Atau menghabis kan waktu kuliner atau jalan jalan keluar kota, aamiin.
Boleh semua kita lakukan dengan cara yang ALLAH ridhoi.
Kira kira taun 2013, tepat. Ya pas ayah ku meninggal taun itu juga aku resgn dari tempat kerjanku , krn aku mendapatkan tawaran tempat kerja yang lebih baik.
Di sana aku di fasilitasi kartu kredit, yang sebulanya di kasih jatah memakai, kurang d manja apa lagi kan yaa, segala tinggal gesek dan di bayari . 2 tahun aku d manja sampe unlimited ku 4 juta sebulan full.. selama 2 tahun juga aku punya cicilan motor yang ku pake skrng ( eitss udah lunas skrng ye)
Sampai aku resgn dari tempat in aku masih terbiasa make CC.. sampe pada akhir nya terblokir dan aku harus bayar bunga dari bunga kartu kredit 10 juta yang aku wajib lunasin. Blm lagi dengan bank lain. 2017 berhenti memakai semua nya, dan 2018 semua lunas dan stop untuk riba. Dan hutang piutang.
Share sedikit, riba tidak menutup kemungkinan kamu akan termanja dengan gesek gesek d atm tanpa kamu nabung, kamu akan memanjakan nafsu yang sebenernya ga penting..
Dulu cicilan itu aku berfikir ” kalo ga nyicil kapan aku punya ?” Ternyata engga ALLAH MAHA KAYA.
Ketika aku flash back
1. Aku over weight krn aku makan riba 130. Kg ( 2014-2017)
2. Dalam setahun 3-4 kali d rawat inap d rs gara gara riba
3. Tabrakan kaki patah gara gara riba
4. Segala nya ada apa yang aku mau
5. Ga bisa control nafsu keinginan
6. Ga bisa berfikir panjang
7. Gali lobang tutup lobang
8. Membuat image sendiri jelek

List ini aku tulis d buku dan bikin aku malu dannmenangis, tapi aku bangkit dan rela melunasi semua hutang ku dengam uang bpjs ku yang ada dari tahun 2010 sampe 2018.. yang sebesar 20 juta. Semua habis.
tapi inilah cara ALLAH membersihkan harta ku. Dan insha allah aku ikhlas.
Teman teman yuuk yang punya CC sebelum setan membisiki mu. Patahkan.
Now :
1. Lambat laun BB menurun (90kg)
2. Terkontrol dan taunmana yg prioritas
3. Hati tenang
4. Ibadah tenang
5. Sehat terus alhamdulilah
6. Nyaman dengan kehidupan seprti ini apa adanya dan selalu cukup

Allah ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَأْكُلُواْ الرِّبَا أَضْعَافاً مُّضَاعَفَةً وَاتَّقُواْ اللّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ . وَاتَّقُواْ النَّارَ الَّتِي أُعِدَّتْ لِلْكَافِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan. Peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir.” (Qs. Ali Imron [3]: 130)

Ternyata lebih mahal membayar ketenangan hati dari pada kebahagian nafsu. 😍😍

Big thanks my mother and my sister.. yang sll marah dan extra sabar menerima keadaan aku..

#patahkanRiba
#saynokartukredit
#saynonyicil

Yuu hidup apa yang allah ridhoi aja..

Keluar Di Bumi Allah Yang Luas Ini

Keluar Di Bumi Allah Yang Luas Ini

@Higashi Nakano, Japan

Katanya, perjalanan akan menghilangkan kesedihan. Al Hafizh Ar-Ramhurmuzi dalam bukunya Al-Mulhaddits al-Fashil menjelaskan faedah perjalanan yang bertujuan menuntut ilmu dan mencari kenikmatan.

“Seandainya orang yang mencela para pengembara ilmu mengetahui kelezatan yang diraih dari pengembaraan itu, besarnya semangat yang dirasakannya ketika meninggalkan tanah kelahirannya, dan kenikmatan yang dirasakan oleh semua anggota tubuhnya pada saat memanfaatkan seluruh kesempatannya untuk melihat tempat dan rumah baru, pada saat melihat dusun-dusun kecil, pada saat melihat kebun-kebun dan tanah-tanah lapang, pada saat mengenal bentuk muka baru, pada saat melihat keajaiban negeri-negeri, pada saat melihat perbedaan bahasa dan kulit, pada saat istirahat di bawah bayangan dinding-dinding dan kebun, pada saat makan di dalam masjid, minum di lembah-lembah, dan tidur di mana pun saat malam tiba, pada saat berteman dengan siapa saja yang dicintainya karena Allah tanpa memandang lagi faktor kerabat dan famili; ketika segala bentuk kepura-puraan ditinggalkan, dan ketika semua kegembiraan itu sampai ke dalam hatinya karena sudah dekat dengan apa yang ia inginkan, karena tercapainya maksud yang dia dambakan, karena keberhasilannya menembus majilis yang dia dambakan, dan karena kemampuannya menaklukkan semua rintangan”

“Maka, semua imi memberikan pelajaran kepadanya bahwa kenikmatan dunia ini terhimpun dalam keindahan peristiwa itu, dalam kemanisan pemandangan-pemandangan itu, dan kemampuan mengambil semua faedah yang ada. Bagi yang mendapatkannya, semua itu jauh lebih indah dari bunga di musim semi, dan jauh lebih berharga dari simpanan emas murni yang kapan sajs bisa dirampas oleh orang jahat”

Aku Rindu Masa Itu

Ini adalah tulisan kesaksian dari Generasi awal2 ARMADA. Tentang awal mula menemukan jatidiri dalam jalan dakwah.

Aku Rindu Masa Itu

oleh Elmo Juanara
Ketua Umum ARMADA Bekasi 2016-2019

Aku rindu masa ketika masjid Daarul Uluum menjadi tempat singgah untuk beristirahatnya anak-anak bocah setelah main diteriknya siang

Aku rindu masa ketika pesantren kilat pertama kali diadakan dan kami hanya bisa duduk dan melahap materi dari para trainer

Aku rindu masa ketika mabit pertama kali dilakukan, dan mas Rendra bercerita banyak tentang ‘Black Hole’, film The Message, dan dzikrul maut

Aku rindu masa ketika olahraga basket menjadi kebutuhan fisik setiap saat pulang sekolah, bukan sekedar main atau gaya-gayaan

Aku rindu masa ketika buka puasa dimasjid saat ramadhan menjadi pilihan utama bagi para bocah-bocah dan bersuka cita dalam mencuci piring-piring ifthornya

Aku rindu masa dimana malam minggu liqo di masjid Daarul Uluum saat SMP hanya berdua dengan murabi karena yang lain tidak ada yang ingin ikut, dan tentu di temani dengan gelapnya teras masjid dan ruang utama masjid yang dikunci

Aku rindu masa ketika mas Eko sebagai murabiku bercerita banyak hal tentang buku The Secret, kesuksesan Bill Gates, pengusaha Sabana, hingga perjuangan dakwahnya di PNJ

Aku rindu masa ketika materi liqo malam itu seputar entrepreneurship, impian dan masa depan. Yang darisana mindset dan impian ku untuk menjadi pengusaha dan berani menatap dunia semakin menguat

Aku rindu masa saat pertama kali menjadi trainer outbond dan memandu jalannya permainan Blind Eyes, sebagai oleh-oleh ilmu dari dauroh sebelumnya

Aku rindu masa dimana anak-anak pergi ke puncak dengan mobil seadanya untuk melakukan kegiatan dauroh yang mengubah ruhani, bukan sekedar jalan-jalan apalagi foya-foya.

Aku rindu masa ketika seorang pemuda rela memangkas waktu belajar untuk tes SNMPTNnya, demi menyiapkan segala peralatan untuk acara Armada futsal cup

Aku rindu masa dimana nasyid Mujahid Muda pertama kali didengungkan oleh sederetan senior-senior yang mempunyai azzam dakwah yang tinggi

Aku rindu masa dimana menjaga stand zakat adalah sebuah kesenangan, bukan paksaan, apalagi dijalankan dengan malas-malasan

Aku rindu masa ketika kita berkolaborasi bersama remaja masjid Al Jabaar dan IKIP untuk membagikan nasi bungkus di Bantargebang

Aku rindu masa dimana kisah heroik anak-anak Palestin menjadi topik favorit dalam sebuah susunan acara halaqoh, bukan membicarakan batman, apalagi spiderman

Aku rindu masa dimana sirah 60 Karakteristik Sahabat Rasulullah mulai dibuka, dan murabi membacakan salah satunya yang membuat kami semakin bersemangat sepulang ke rumah

Aku rindu masa ketika kita harus berpatungan seadanya untuk membeli sekotak kue kering pada saat hari raya untuk diberikan kepada guru kakashi

Aku rindu masa ketika ada seorang teman yang mati-matian berusaha belajar membaca Al Quran, pada saat ketika membaca Iqro saja masih berantakkan

Aku rindu masa ketika kita melingkar bersama, dimalam hari, bercerita tentang diri kita, keluarga, impian, masa depan, dan umat ini

Aku rindu masa ketika malam hari keliling rumah warga untuk menyerahkan proposal sponsorship acara ramadhan, yang darisana ilmu fundrising pun tertuai

Aku rindu masa dimana kita menghafal surat An-Naba disiang hari sebelum malamnya akan disetorkan ke murabi

Aku rindu masa ketika sarapan nasi uduk menjadi lagu wajib setelah tertunaikannya agenda tarbawi di pagi hari setelah subuh

Aku rindu ..

Aku rindu ..

Aku rindu masa itu ..

“Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘ala diinik (Wahai Zat yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu”

Jakarta, 29 Agustus 2015
*ditulis dalam kesyahduan gerbong 3 kereta Matarmaja express, ditemani iringan musik The Elegance Pachelbel – Serenade, dan dihiasi persawahan hijau sejauh mata memandang

TARAWEH BERSAMA IMAM PALESTINA

TARAWEH BERSAMA IMAM PALESTINA

Bismillah,
Assalamu’alaikum warahmatullah

Ramadhan sudah didepan mata nih

Sudah siap kah kalian menyambut bulan suci Ramadhan tahun ini??

Pasti udah kefikiran nanti mau buka pake apa sama apa kan?

Kalo untuk tarawih bareng sama imam dari Palestina udah kefikiran belum nih?

Yuk ikut salat tarawih bersama Syeikh Yusuf Abu Syikyan dari Palestina.

Hanya di masjid Darul Uluum loh 😍

Catet tanggalnya ya jangan sampai ketinggalan ☺

25 Mei 2018 / 10 Ramadan 1439 H pukul 19:00

Jangan lupa kepoin Sosmed ARMADA juga ya biar update terus acaranya

Facebook : ARMADA Bekasi
Mujahid Armada
Instagram : mujahidarmada
Website : mujahidarmada.id
Email : Armadajtkbekasi@gmail.com
——————————–
ARMADA
Islam, Seni dan Teknologi

Resign Dari Dakwah

RESIGN DARI DAKWAH

Teruntuk teman-teman ARMADA, semoga tulisan ini bermanfaat.

Seseorang dapat mengelabuhi murabbi atau qiyadah dakwah dengan alasan yang tampak masuk akal: bisnis, kerja, urusan keluarga, atau apapun (Qs. Al Fath:11 dan Al Ahzab: 13). Tapi sungguh, Allah yang paling tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam diri kita.

 

Meninggalkan dakwah itu perkara gampang. Kita tinggal sedikit demi sedikit menjauhinya saja. Tidak aktif lagi tanpa pemberitahuan. Tidak merespon saat dihubungi. Bersikap masa bodoh terhadap aktivasi. Tidak datang saat diundang. Sembunyi ketika dimobilisasi. Intinya, bersikap cuek dan masa bodoh saja. Tenggelamkan dalam aktivitas yang memuaskan diri. Dengan cara demikian lambat laun kita akan meninggalkan (atau barangkali lebih tepat — ditinggalkan dakwah). Gampang sekali. Tapi apa manfaatnya bagi kita mengambil sikap demikian?

Benar, meninggalkan dakwah itu perkara yang mudah. Tapi saya sangat yakin, jauh lebih mudah lagi bagi Allah ta’ala untuk mencari pengganti yang jauh lebih baik daripada mereka yang memutuskan untuk ‘pensiun’ dari dakwah. Para pengganti itu akan menggerakkan dakwah jauh lebih ikhlas dan bersemangat. Ya, sangat mudah bagi Allah untuk melakukannya. Sangat mudah. Tidak ada sedikit pun kerugian bagi dakwah ketika seseorang resign darinya. Dakwah akan terus berjalan, ada atau pun tanpa kita.

Sekali lagi kita bertanya, apa manfaatnya bagi hidup kita? Dakwah memang tidak memberi tumpukan harta. Bahkan bisa jadi kitalah yang mesti menyisihkan dari yang Allah karuniakan pada kita untuk menggerakkan dakwah. Tapi di sanalah kita menemukan makna yang indah. Kita terlibat dalam dakwah bukan untuk memperoleh harta berlimpah. Kita ingin mendapatkan keridlaan Allah, sehingga dengannya hidup kita bertabur barakah. Sekiranya kita memilih ‘masa bodoh’ dan resign dari dakwah, sungguh ada satu hal yang dikhawatirkan: dicabutnya barakah dari hidup kita. Direnggutnya rasa qanaah terhadap harta dari diri kita. Tiba-tiba saja kita berubah menjadi orang yang sangat ‘kemaruk’ dan rakus terhadap duniawi, secuil apapun ia. Lalu aktivitas dakwah ditinggalkan. Forum-forum pembinaan mulai diabaikan. Sebagai gantinya proyek-proyek materi menjadi lebih diutamakan.

Dalam situasi demikian (kadang) seseorang masih merasa berkebajikan. Padahal, yang dilakukannya tidak lebih dari aktivitas remeh yang disesaki oleh hasrat yang besar terhadap uang. Semakin dikejar, rasa puas tak pernah akan terpenuhi. Tiba-tiba juga kebutuhan tak bisa tercukupi, padahal pendapatan lebih banyak dari sebelumnya. Jika hal demikian yang terjadi, alangkah baik, sekiranya kita berhenti sejenak. Menelisik kondisi diri. Jangan-jangan kebarakahan itu telah dicerabut dari hidup kita. Na’udzubillahi min dzalik.

Setiap saat kita memang perlu menelisik diri. Jika ada benih-benih bergesernya orientasi, mari diluruskan kembali. Saat kelesuan mulai tumbuh, segera pupus dengan semangat beramal. Ketika kejenuhan mulai melanda, perlulah silaturahmi agar ada penyegaran dan suntikan semangat membara. Memperturutkan kelesuan dan kemalasan beraktivitas dakwah hanya mendatangkan situasi yang semakin berat. Lambat laun seseorang berkemungkinan ‘resign’ tanpa pamitan. Dalam situasi demikian, ia tidak menyadari bahwa ada yang berbeda dari cara berpikir, berasa, dan juga bertindak. Mulailah ia bersikap seperti penumpang dan mulai menanggalkan mental seorang sopir (driver) yang bersemangat, pantang menyerah dan berkeluh kesah, berorientasi untuk mencari solusi, dan memilih untuk tidak menghujat serta menghakimi.

Saking mudahnya meninggalkan dakwah, alasan apapun bisa dikemukakan. Seseorang dapat mengelabuhi murabbi atau qiyadah dakwah dengan alasan yang tampak masuk akal: bisnis, kerja, urusan keluarga, atau apapun (Qs. Al Fath:11 dan Al Ahzab: 13). Tapi sungguh, Allah yang paling tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam diri kita. Apakah alasan-alasan itu benar adanya, ataukah muncul dari kelemahan diri dan hasrat kuat untuk menghindar dari amanah. Lagi-lagi, kita memang perlu banyak menelisik diri sendiri.

Jika hari-hari ini kita mulai tampak lesu dan tidak bergairah di jalan dakwah, forum-forum pembinaan juga terasa gampang ditinggalkan, kontribusi yang mesti diberikan juga terasa berat ditunaikan, kerinduan bertemu ikhwah tergantikan dengan hasrat kuat untuk mengejar duniawi, atau teramat nyinyir dan antipati memandang dakwah serta komunitas kebaikan lainnya, rasa-rasanya kitalah yang lebih butuh untuk menerima banyak nasihat dibandingkan orang lain. Sungguh, tak ada manfaat yang dapat diperoleh dari meninggalkan dakwah, kecuali hidup yang tercerabut dari memperoleh barakah. Hari-hari ini ketika waktu istirahat bagi sejumlah ikhwah terasa amat singkat, kita sungguh merasa malu. Sebagian kita masih bersantai-santai, bahkan membiarkan diri dalam lalai. Ya, ada banyak di antara kita, termasuk saya, yang lebih butuh nasihat.

Sumber: https://matahati01.wordpress.com/2013/06/11/resign-dari-dakwah-menelisik-diri-untuk-berbenah/

Turunkan Gaya Hidup Maka Kau Akan Selamat

Turunkan Gaya Hidup Maka Kau Akan Selamat

 

Aku yang didik dengan pelayanan yang mewah. Hingga aku berubah menjadi sombong dan tak bisa mengendalikan nafsu ku untuk membeli yang ku ingini.

Kamar ber AC, makanan berlimpah, segalanya pun ada, tapi aku selalu merasa kekurangan, dan pasti aku lupa akan ada nya ALLAH.. ayah ku pernah berpesan ” nak, hentikan kebiasaan buruk mu,kamu akan terbakar dengan apa yang kamu tanam sekarang.”

‌Tapi aku tetap tidak peduli, hingga mobil dinas kantor ayah ku di tarik.
‌yaa aku malu.sampai setiap ke sekolah aku minta naik taxi.
‌suatu ketika ayah ku mengajar kan ku naik bus, untung nya ber ac.
Tapi saat itu ayah ku menantang ku.

” Nak papa punya uang d kantong 100.000 doanh,tapi anak itu (pengamen)lebih butuh.”
Aku ga ngerti dan hanya melihat papa aja.
” Nak, percaya ga ALLAH itu akan membantu hamba nya yang saling menolong ”
Aku tak bergeming
Akhir nya ayah ku memangil anak itu dan memberikannya uang 100.000 dan anak itu turun dari bus
Aku mengernyitkan dahi
” Emank papa udaj bayar bus ”
” Belum ” dengan senyum teduh papa
Tibatiba papa di tagih dengan supir nya.
Dan aku spontan bilang
“Uang papa d kasih pengamen itu ”
Kenek itu tersenyum
” Alhmdulilah, saya bingung biasanya anak itu minta roti saya knp tadi turun , yaudah gpp bapak dan anak bapak saya gratisin hatur nuhun pak ”
Papa lagi lagi tersenyum pada ku yang sedang bingung.
” Ini lah tangan ALLAH bekerja untuk membalas kebaikan kita kontan ” ketika turun d terminal , aku bingung
” Kita naik apa pulang gimana pa ? Uang kita ? ”
Santai aja kita jalan aja yuk, sehat ini
Udah lumayan jauh jalan haus rasanya.
” Pa aku haus ”
Papa ku aga panik dan merogoh saku nya dan ada 2000 doang. Akhirnua kita beli minum yng gelas.
Kita melanjutkan jalan lagi.
” Nak cape ga ? ”
Aku hanya menggeleng krn malu.
Tiba tiba terdengar suara mobil dari blakang dan aaah aku senang itu mobil saudara ku.
Akhir mya kita sampai di rumah tante ku.
Singkat cerita pas pulang kita di kasih uang 5 kali lipat dri yang papa kasih ke pengamen itu.
Aku mulai memahami arti memberi.
Lama lama papa sll menanamkan ke diri ku untuk sll memberi.
Tapi tetep dg taraf hidup ku yang belum turun😂.
Bayangin dalam sehari 150.000 itu pasti abis dan kurang
Itu sll brlanjut hingga ku kerja yang memfasilitasi ku kartu kredit dan membayar nya dengan batasan pasti nya.
2 tahun terlena dwngan pinjaman bank sana sini.sampai ayah ku meninggal aku sentak aku bingung, terngiang semua nasihat beliau,ibu ku marah besar atas kelakuan ku.

Akhir nya aku mulai berdiri dan meninggalkan semua nya berikut teman teman yang mengajak ku hanya senang senang sampai aku terlilit hutang. Pelan pelan selama setahun aku bayar semuanya sampai selesai..
Aku menurunkan tarif hidup ku untuk menyelamay kan ku ibu ku dan ayah ku di dunia dan akhirat. Jadi ga ada lagi aku si anaK AC, aku ci pemfoya-foya, ga ada lagi aku yang bermerek,dan suka berdandan.

Aku nyaman dengan ke sederhanaan ku
Aku nyaman dengan apa ada nya aku
Aku nyaman memakan apa yang cukup untuk KU. Karna tujuan ku adalah ridho ALLAH.
hijrah lah dari semua keburukan mu.
‌-ALLAHbersamaku-

Indahnya Dakwah Yang Selalu Menemani

4 November 2017
Pemateri Ust Drajat

Jangan sampai istri anak menghalangi dakwah
Perlu kedewasaan dalam mendidik keluarga
Dakwah tidak akan selesai sampai hari kiamat

Ada kisah Sahabat nabi langsung pulang shalat, gantian gamisnya.

Seimbangkan usaha dan ibadah.
Youtube: ulama aceh sebidang tanah di mekkah

Dakwah harus berdampak ke lingkungan, keluarga.

Keberadaan syetan bisa dirasakan dengan hati.

Ulama su’. Menjual agama untuk keperluan dirinya.

Read more

Mengenal Isi Al Quran

Orang mukmin itu seperti taman diguncang dan dihembus angin.
karena menguji keimanan.

orang munafik itu slalu diberi kemenangan, dan akan diazab secara tiba”.

Materi Tentang
Al Quran

Definisi

مَنْ أَعْرَضَ عَنْهُ فَإِنَّهُ يَحْمِلُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وِزْرًا

(Bahasa Indonesia)
Barangsiapa berpaling darinya (Al-Qur’an), maka sesungguhnya dia akan memikul beban yang berat (dosa) pada hari Kiamat,

-Surat Tha-Ha, Ayat 100

——-

خَالِدِينَ فِيهِ ۖ وَسَاءَ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِمْلًا

(Bahasa Indonesia)
mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan sungguh buruk beban dosa itu bagi mereka pada hari Kiamat,

-Surat Tha-Ha, Ayat 101

———

Dikatakan berpaling dari Al Quran tidak mendirikan solat dan zakat.
isi dalam Al Quran memerintahkan solat, zakat.
Nabi Isa diperintahkan shalat dan zakat.

 

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ وَأَوْصَانِي بِالصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ مَا دُمْتُ حَيًّا

(Bahasa Indonesia)
Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (melaksanakan) shalat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup;

-Surat Maryam, Ayat 31

——–
فَخَلَفَ مِنْ بَعْدِهِمْ خَلْفٌ أَضَاعُوا الصَّلَاةَ وَاتَّبَعُوا الشَّهَوَاتِ ۖ فَسَوْفَ يَلْقَوْنَ غَيًّا

(Bahasa Indonesia)
Kemudian datanglah setelah mereka pengganti yang mengabaikan shalat dan mengikuti keinginannya, maka mereka kelak akan tersesat, Read more

Beribadah atau Kebutuhan

Assalamualaikum wr.wb.
Sobat muda berkah, berikut sebuah tulisan dari pemilik sekolah jodoh, setia furqon khalid, mudah2an memberi inspirasi dan menambah wawasan untuk anda. Selamat menikmati..👇

Kata Siapa Nikah itu Enak?

Sekarang sedang tren nikah muda, tapi ga sedikit juga yang cerai muda. Kok bisa?
Mungkin kurang ilmu atau mental yang belum siap. Padahal nikah itu perjanjian kuat yang ga main-main.

Sekarang sedang tren hijrah, tapi ada juga yang hijrahnya cuman ingin dapetin suami yang soleh. Kok gitu?
Padahal hijrah itu harusnya semata-mata karena Allah. Pasangan itu bonus dari pemantasan diri.

Inget, kenikmatan pernikahan itu berbanding lurus denhan tanggung jawab yang diemban.

Sudah siapkah kau menjadi suami yang mengimami?
Sudah siapkah menjadi istri yang mentaati?
Sudah siapkah menjadi ibu yang menyayangi?
Sudah siapkah menjadi ayah yang diteladani?
Sudah mampukah menafkahi?
Sudah siapkah menyatukan dua pribadi dengan satu visi?

Maka, carilah istri yang bukan sekadar cantik, tapi solehah.
Karena yang solehah pasti belajar berhias untuk suami. Yang cuman cantik belum tentu.

Maka carilah suami yang bukan sekedar tampan dan mapan. Karena yang sederhana namun bertanggung jawab lebih menjanjikan masa depan.

Jangan Remehkan Permainan Petak Umpet

Petak umpet adalah sejenis permainan cari dan sembunyi yang bisa dimainkan oleh minimal 2 orang yang umumnya berada di luar ruang. permainan ini tidak butuh biaya apapun, hanya butuh lapangan, pohon/tembok, dan tempat umpatan.

Cara bermain :

– Dimulai dengan Hompimpa untuk menentukan siapa yang menjadi “kucing” (berperan sebagai pencari teman-temannya yang bersembunyi).

– Si kucing ini nantinya akan memejamkan mata atau berbalik sambil berhitung sampai 10, biasanya dia menghadap tembok, pohon atau apasaja supaya dia tidak melihat teman-temannya bergerak untuk bersembunyi

– Tempat jaga ini memiliki sebutan yang berbeda di setiap daerah, contohnya di beberapa daerah di Jakarta ada yang menyebutnya INGLO, di daerah lain menyebutnya BON dan ada juga yang menamai tempat itu HONG)

– Setelah hitungan sepuluh dan setelah teman-temannya bersembunyi, mulailah si “kucing” beraksi mencari teman-temannya tersebut.

– Jika si “kucing” menemukan temannya, ia akan menyebut nama temannya sambil menyentuh INGLO atau BON atau HONG.

– Temannya yang bersembunyi dapat mengendap-endap menuju INGLO, BON atau HONG, jika berhasil menyentuhnya, maka semua teman-teman yang sebelumnya telah ditemukan oleh si “kucing” dibebaskan, sehingga si “kucing” harus kembali menghitung dan mengulang permainan dari awal.
———————
Permainan ini selain bermanfaat untuk olahraga juga bermanfaat untuk melatih skill militer. kenapa ? karena secara teknik, teknik militer dibagi dalam 3 era :

– ERA KLASIK & ABAD PERTENGAHAN (pakai pedang, panah, baju besi berat-berat, perisai, artileri segede rumah, benteng-benteng raksasa dsb

– ERA GUNPOWDER & KOLONIAL : perang ala Koboi menembak sambil berbaris-baris (line infantry), di era ini prajurit tidak memakai baju besi dan jarang yang mengendap-ngendap

– ERA MODERN : era senjata mesin otomatis, sekali tembak keluar peluru 50 biji. pakai pesawat, radar, dsb. dimulai dari tahun 1900-an sampai sekarang. dalam era ini kemampuan mengendap-ngendap (stealth) sangat dibutuhkan, bahkan jadi yang utama

Mimin dulu dijuluki “invisible man” yang artinya “Kamvret” :v soalnya main petak umpetnya di RT 7, mimin ngumpetnya di RT 12. pas yg lain udah ketahuan, yang jaga nyari-nyari tuh sampe kecapean. di saat itulah mimin gerilya buat Inglo-in, berhasil dan dia jaga lagi. terus dia bilang “Kamvret” :v

“Petak umpet adalah 1/4 bagian Militer modern”

#KangenJamanOld ??

 

Penulis Rahmat Kartono

Fan Page Meme Ikhwan Akhwat