Karya movie pendek Anak Muda Armada ” Kurban Kendaraan Mu”

 

Assalamualaikum bro sis, ikhwatifillah apa kabarnya semua? Insyaallah selalu dalam naungan Allah SWT yaa👌😊.

Ikhwatifillah, kami dari
@mujahidarmada (https://www.instagram.com/mujahidarmada/)
dan
@zenproduction165 (https://www.instagram.com/zenproduction165/)
mau ngingetin nih bahwa dikit lagi akan ada hari raya idul adha atau idul qurban, bro & sis udah tau kan dalam rangka apa?
Yup, bener banget hari raya idul adha adalah hari raya umat Islam di seluruh dunia untuk mendoakan dan merayakan para saudara muslim yang Alhamdulillah sedang menunaikan ibadah haji atau rukun Islam yang ke 5.

Sudah pada niat kurban belum nih bro & sis? Kalo sudah ada dan sudah mampu, jangan lupa ya segera tunaikan ibadah kurban, insyaallah hewan yg kita kurbankan akan menjadi kendaraan kita ke surganya Allah SWT. Jika belum mampu, ya jangan di paksakan dulu ya, 😁.

Nah, kami dari @mujahidarmada & @zenproduction165 mempersembahkan sebuah video kreatif nih, mudah-mudahan jadi pengingat kita semua yaa, “daripada uangnya buat pemborosan mending qurban aja, karena kurbanmu kendaraanmu menuju surgaNYA🙏👌AAMIIN!! 💪
Yuk, langsung aja di tonton bro & sis, mohon maaf yaa jika masih ada kekurangan,.

Quotes: TERUSLAH BERBUAT BAIK, KARENA KITA TIDAK TAHU KEBAIKAN MANA YANG AKAN MEMBAWA KITA MASUK SURGA, TERUSLAH BERAMAL, KARENA KITA TIDAK TAU AMALAN MANA YANG AKAN MEMBAWA KITA MASUK SURGA!

#kurbanmukendaraanmu
#mendingankurban
#masjiddaarululuum
#mujahidarmada
#zenproduction
#dakwahkreatif
#allahduluallahlagiallahterus.
#moviedakwah
#filmdakwah

lapak armada

Program Unggulan Armada Bekasi “Lapak Armada”

⚜ Lapak Armada (LA)⚜

Sedekah menjadi Berkah

Yuk sedekahkan barang-barang Layak Pakai milik anda ke La Armada 😄

Apa saja dan bagaimana caranya ?

💠Jenis barang : pakaian layak pakai, jilbab, sepatu dan tas

🕌Alamat sekretariat Armada : Masjid Daarul ‘Uluum, komp. Jati Kramat Indah II, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17421

📱Contact person : Tiyo 0896 6928 8619 (WA dan SMS)

“…dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’ 34: 39)

Penerimaan barang
bisa langsung ke alamat sekretariat Armada. Untuk kota bekasi, khusus kecamatan jatiasih dan pondok gede dapat dijemput. di hari sabtu dan ahad. (sudah di packing). 🎀

——————–
ARMADA
Dekat dan Bersahabat

 

Bantu Sebarkan Lewat Media di bawah ini. Terima kasih

Hijrah Ku

Hijrah Ku

Assalamualaikum wr wb
Semoga ceritaku ini bermanfaat dan menjadi semangat buat teman-teman yang ingin berhijrah.

Hijrah itu mudah, yang sulit adalah ISTIQOMAH.

Mungkin rasanya malu untuk bercerita, tapi aku berniat supaya anak muda zaman sekarang bisa mengerti HARAMNYA BERPACARAN.

Awal aku berhijrah karena orang terdekat ingin menolongku dari zina. Siapa yang tidak bangga dulu bisa berpacaran dan berlomba lomba mencari yang tajir? Atau tampang cakep yang bisa di bawa kemana mana (itu pacar apa barang? 😂), lambat laun udah gak milih-milih lagi nih, yang nembak duluan yang di terima (semacam lelang, siapa cepat dia dapat).

Yang pada akhirnya tahun 2014 aku dipertemukan dengan seseorang yang sangat aku cintai selama 2 tahun tanpa pacaran (ini udah kenal kata taaruf, kenal doang lho…). Kita makan bareng, jalan bareng, intinya seneng-seneng bareng (ngabisin gaji).
Sejujurnya hubungan kita tidak disetujui dengan keluarga laki-laki karena perbedaan suku, akhirnya kita jaga jarak. Tapi, karena namanya cinta buta, ujung-ujungnya kita balikan juga. Tahun 2015, aku resign dan jadilah kita beda kantor. Walaupun beda kantor, kita masih saja ketemu (gak bisa nahan rindu ceritanya hehe), terus seperti itu.

Dan pada suatu hari, aku di telepon ibunya dan bilang “Fulanah kamu serius dengan Fulan?”, suaranya lantang tegas dan buat aku terhentak kaget. Aku hanya bisa berlinang air mata dan bilang “Iya bu.”
“Ibu setuju karena saat ini fulan sakit dan tidak mau di jodohkan. Tapi tunggu fulan dan kamu lulus kuliah 3 tahun dulu. Jadi ibu mau tahu seberapa setianya kamu,” suara itu berubah menjadi lembut. Di telepon aku hanya bisa mengeluarkan air mata dan menyanggupi dengan apa yang di minta (merasa doanya selama ini dikabulkan).

Selang beberapa hari, di kantorku ada yang memberi penjelasan tentang taaruf dan haramnya pacaran. Dan rame lah satu divisi. “Fulanah tuh stad, masa taaruf 3 tahun,” celetuk anak anak. Aku hanya terdiam malu.

” Iya stad, tapi kan aku gak pacaran,” dengan polosnya aku menjawab.

“Fulanah, kamu gak pacaran gak ketemuan tapi telfonan?” tanya ustad kepadaku. Aku hanya mengangguk. “Sama saja kamu berzina.” Aku semakin gak ngerti.

“Zina itu bukan bersetubuh aja, kamu bilang sayang atau cinta, gombal gombalan, janji gak akan pergi, terus mikirin dia setiap saat, terus kamu mikirin ALLAH gak?” Ustad menjelaskan padaku.

Aku hanya mengernyitkan dahi.
“Allah itu maha pencemburu, dia yang menciptakan kamu dia yang ngasih kamu rezeki dia juga yang tiada hentinya memaafkan kamu kalo kamu banyak dosa, tapi kamu gak pernah meminta gak pernah memuji Allah. Kamu yakin dia jodoh kamu dunia akhirat? Kamu yakin 3 tahun itu adalah waktu yang Allah janjikan buat menikah?”
Aku mulai mengerti dan terdiam menunduk.

Waktu itulah dimana aku berperang dengan diri sendiri. Di saat semua doaku terkabul dan kedua belah pihak keluarga setuju, aku harus melepas dia karena Allah. Entah angin apa yang membuat aku berani. Aku melakukan karena aku sayang dengannya, aku tidak ingin zina ini berlanjut. Setelah kuberanikan semuanya, jujur memang serasa kiamat kecil. Yang gak bisa ku jalani. Tapi ALLAH maha adil, lagi-lagi Allah kembali membangunkan aku yg sedang terjatuh, bersama teman-teman yang sholeh dan sholehah, di bawalah aku ke lingkungan yang mengerti Islam.

Banyak belajar banyak mencari tahu, lambat laun Allah lagi-lagi mengabulkan doaku untuk menghapus pelan-pelan semuanya dan di tata sebaik-baiknya..

Alhamdulilah sampai sekarang masih baik hubunganku dengannya, hanya saja aku menanggapinya sebagai teman baik.

Sekali lagi prosesnya gak cepat, setahun lebih berperang terus dengan hati yang nangis sakit, dan kerjaan berantakan. Tapi memang, lagi-lagi pilihan. Carilah lingkungan yang bisa men-charge hati dan iman kita, sekarang tinggal menjaga hatinya buat sang calon nanti..

Modalnya niat, nekat dan tekad. Kalo udah karena ALLAH pasti bisa.

‌BERANI HIJRAH ?

Kisah Maimun bin Marwan Tentang Menahan Amarah

Kisah Maimun bin Marwan Tentang Menahan Amarah

Dalam sebuah riwayat diceritakan bahwa seorang budak datang kepada Maimun bin Marwan dengan membawa hidangan yang berkuah. Tiba-tiba sang budak tergelincir dan menumpahkan hidangan tersebut ke tubuh Maimun bin Marwan. Lantaran hal tersebut, Maimun bin Marwan pun marah, namun sang budak terlebih dahulu berkata “Wahai tuanku, ingatkah engkau dengan firman Allah SWT yang berbunyi :

وَالكَاظِمِينَ الغَيْظَ

Artinya :
“Dan mereka yang mampu menahan amarahnya”

Budak tersebut melanjutkan ucapannya “apakah engkau telah melaksanakan firman Allah SWT tersebut wahai tuan ?”
Dijawab oleh Maimun bin Marwan “Ya, aku telah melaksanakannya”.
Lantas budak tersebut berkata “bagaimana dengan kelanjutan firman-Nya wahai tuan ?”
Maka Maimun bin Marwan berkata :

وَالعَافِيْن عَنِ النَّاسِ
Artinya :
“Dan orang-orang yang memaafkan kesalahan orang lain”

Lantas budak tersebut berkata untuk yang kedua kalinya “apakah engkau telah melaksanakannya wahai tuan ?”
Maimun bin Marwan menjawab “Ya, aku telah memaafkanmu”.
Lalu budak tersebut berkata “bagaimana dengan kelanjutan firman tersebut wahai tuan ?”

وَاللَّهُ يُحِبُّ المُحْسِنِيْنَ
Artinya :
“Sesungguhnya Allah SWT mencintai orang-orang yang berbuat baik”.

Lantas budak tersebut berkata untuk yang ketiga kalinya “apakah engkau telah melaksanakannya wahai tuan ?”
Maka Maimun bin Marwan pun berkata “Mulai saat ini engkau aku bebaskan (merdeka) karena semata-mata mengharap ridha Allah SWT.
Mengenai kisah Maimun bin Marwan tersebut menunjukkan bahwa menahan amarah itu penting bagi seorang mukmin. Namun dalam kisah ini kita tidak hanya dianjurkan untuk menahan amarah saja, melainkan dia pun harus memaafkan dan berbuat baik terhadap orang tersebut. Begitulah islam mengajarkan kepada ummatnya bagaimana cara berbuat baik (ihsan) terhadap orang lain bahkan terhadap mereka yang telah menyakiti hati kita.

Disarikan dari kitab Tanbihul Ghafilin karya Al-Imam Abu Laits As-Samarqandi

 

Kebiasaan

Kebiasaan

Seorang ustadz pernah berkata pada saya, hati hati dengan kebiasaan mu, sebab “ia” yang akan membentuk dirimu
.
Dari kata kata beliau, saya mencerna bahwa kita & kebiasaan kita memiliki suatu hubungan yang unik, “ia” bisa membentuk kita menjadi siapa & apa saja sesuai dengan kebiasaan yang sering kita lakukan.
.
Berhasil ataupun tidak seseorang itu merupakan hasil dari kebiasaan seseorang itu sendiri.
.
Maka tak heran bila kita pernah menemukan atau mengetahui seseorang yang rajin, giat, mau belajar, ulet, & pantang menyerah akan berhasil/sukses pada waktunya disebabkan kebiasaan rajinnya tersebut.
.
Sekali lagi ustadz tersebut berkata, kita adalah apa yang kita lakukan setiap hari
Seorang pesepakbola dikenal sebagai pesepakbola karena ia terbiasa latihan setiap hari dan menjadi seorang atlet profesional yang baik. Seorang dikenal sebagai pemuka agama karena ia biasa & rajin mempelajari ilmu agama. Begitupun sebaliknya, pembual akan selalu dikenal sebagai pembual karena kebiasaan yang ia lakukan
.
Kebiasaan baik meski sulit, terkadang harus dipaksakan, karena nantinya “ia” akan membentuk kita menjadi siapa & apa ?
.
Jadi, Kita adalah apa yang kita lakukan, kerjakan, karyakan. Kita dikenal karena kebiasaan kita sendiri.

 

RDT

Mengetahui Aib Diri Agar Akhlak Terpuji

Mengetahui Aib Diri Agar Akhlak Terpuji

Sebagai manusia yang tak lepas dari salah dan dosa, kita pun pasti memiliki aib yang mungkin tidak disadari. Sebagian orang bahkan menganggap bahwa aib merupakan suatu keburukan yang orang lain tak boleh mengetahuinya. Padahal di dalam islam, mengetahui aib diri sendiri merupakan salah satu cara untuk memperbaiki akhlak agar menjadi lebih baik lagi. Dalam kitab Ihya ‘Ulumuddin, Imam Ghazzali bahkan memberikan cara agar kita bisa mengetahui aib dalam diri sehingga timbul keinginan untuk memperbaikinya.
Rasulullah SAW pun bersabda bahwa “Jika Allah SWT menginginkan kebaikan seorang hamba, maka Ia akan memperlihatkan aib orang tersebut kepada dirinya”
Adapun cara yang dapat dilakukan bagi kita yang ingin mengetahui aib dalam diri dapat ditempuh dengan tiga cara berikut :
1. Duduk dihadapan seorang Syeikh
Hal pertama yang dapat dilakukan agar kita dapat mengetahui aib dalam diri adalah dengan mengikuti kajian ustad ataupun guru dalam suatu majlis, bahkan dalam wilayah tasawuf seorang murid harus melaksanakan perintah syeikhnya selama dia tidak diperintahkan untuk bermaksiat ataupun hal yang diharamkan. Hal ini karena seorang syeikh secara tak langsung akan memperhatikan adab serta aib seorang muridnya hingga mengetahui apa yang tidak diketahui muridnya.
2. Meminta orang berilmu / shaleh untuk memperhatikan atau mengawasi dirinya dalam berperilaku atau bertindak.
Seandainya egkau tak mampu mencari atau mendekati syeikh, maka cara yang selanjutnya dapat ditempuh adalah memilih teman yang ahli ilmu dan shaleh serta terjaga lisannya. Hal ini dilakuka agar dia dapat memberikan peringatan atas kejelekan-kejelekan yang ada pada dirimu. Hal ini banyak diamalkan oleh tokoh-tokoh besar islam salah satunya adalah Umar bin Khattab.
3. Dengarkan ucapan para pendengki
Seandainya engkau tidak mampu menjumpai syeikh ataupun ustad yang mampu memberikan nasihat ataupun teman yang tidak memperingatkanmu mengenai kejelekan yang ada pada dirimu, maka cara terakhir adalah dengarkanlah ucapan orang-orang yang dengki dan membencimu. Cara ini paling ampuh bagi mereka yang tidak hanya ingin mengetahui aib dirinya dari umpatan orang tersebut, tapi juga untuk melatih kesabaran diri. Ketahuilah ! marah kepadanya akan menutup pintu untuk mengetahui aibmu, oleh karena itu manfaatkanlah umpatannya demi mengetahui aibmu.
Disarikan dari kitab Ihya ‘Ulumuddin

Jangan Berputus Asa Untuk Terus Berdo’a

Do’a dan usaha merupakan kekuatan ummat muslim karena do’a dan menunjukkan kedekatan seorang hamba terhadap tuhan-Nya serta usaha merupakan implementasi dari keyakinan terhadap Tuhan-Nya. Ulama sufi mengatakan bahwa orang yang tidak mau berdo’a dan lebih mengandalkan usahanya, maka ia telah terjebak dalam kesombongan, sedangkan orang yang mengandalkan do’a serta mengabaikan usahanya merupakan orang yang bodoh.

Mengenai usaha dan do’a, mengaca pada kisah-kisah ummat terdahulu merupakan sebuah salah satu ibrah yag dapat diambil oleh kita yang berada di zaman saat ini. Salah satu kisah diantaranya adalah kisah Ibunda Nabiyullah Musa AS yang bermunajat kepada Allah SWT agar dikaruniai keturunan wanita agar terhindar dari kekejaman Fir’aun. Namun kehendak Allah berkata lain, Ibunda Nabiyullah Musa AS melahirkan beliau AS pada saat tahun dimana Fir’aun memerintahkan pasukannya untuk membunuh semua bayi laki-laki saat itu.

Dalam kisah ini sekilas Allah SWT tidak mengabulkan munajatnya ibunda Nabiyullah Musa AS, namun ketika kita mampu mengambil ibrah darinya, maka dapat kita ketahui bersama bahwa dengan lahirnya Nabiyullah Musa AS, maka kerajaan Fir’aun pun runtuh. Hal ini menunjukkan bahwa do’a ibunda Nabiyullah Musa AS yang hanya menginginkan anak perempuan demi terhindar dari kekejaman Fir’aun, namun Allah SWT tetapkan ketentuan yang berbeda bahkan tidak hanya terhindar dari kekejaman Fir’aun, tapi juga meruntuhkan kekuasaan Fir’aun dan membebaskan Bani Israil.

Kisah tersebut menunjukkan bahwa selayaknya kita sebagai hamba jangan pernah berputus asa untuk terus berdo’a kepada Allah SWT. Oleh karena itu, bersabarlah dalam bermunajat karena apa yag kau munajatkan pasti didengar oleh Yang Maha Mendengar. Bersabarlah pula atas jawaban Allah SWT dari segala do’amu karena Dia akan membalas sesuai dengan kebutuhanmu, bukan keinginanmu. Allah akan membalasnya pada waktu yang Dia tentukan ataupun menggantinya dengan pahala yang baik untukmu. Karena itu, jangan pernah berputus asa untuk terus bermunajat kepada-Nya.

 

Penulis : Kiki S.R

Portable Aquity

PORTABLE AQUITY

oleh Elmo Juanara, ST
Bagaimana dengan makna dari sebuah kemampuan yang bisa dibawa kemana-mana dan
berguna untuk orang lain. Suatu ketika, disore hari dalam sebuah majelis ilmu di mushola
rindang FT UB terdapat sebuah kajian rutin yang diadakan oleh forum silaturahim lembaga
rohis. Seorang pembicara dari kajian tersebut adalah seorang dosen, beliau seorang
alumni dari Queensland University of Technology di Australia. Sepanjang beliau
menyampaikan materi, beliau banyak bercerita mengenai mukjizat atau keutamaan dari
istighfar yang membantu beliau dalam menyelesaikan studynya.
Coba teman – teman bayangkan. Pukul 12 malam adalah batas waktu pengumpulan ide
proposal disertasi sedangkan hingga pukul 9 malam, sang dosen tersebut masih belum
menemukan selintas ide pun. Tapi tiba – tiba beliau teringat akan sebuah kisah dari Imam
Hanafi dan ulama-ulama besar Islam akan keuatamaan dari sebuah istighfar. Dilakukanlah
Istighfar. Beliau merenung sambil duduk di depan komputer, sambil menundukkan kepala
sembari berdzikir. Ajaibnya mendekati H min beberapa menit, di menit – menit terakhir
waktu pengumpulan, tiba – tiba terlintas sebuah ide jernih yang menjadi bahan disertasi
beliau. Dan dari ide itulah disertasi dikembangkan, kemudian beliau menyelesaikan
disertasi PhD-nya di Queesnland University of Technology. Dan masih banyak cerita dari
beliau lagi saat mengisi kajian yang membuat saya tergugah untuk menapaki Islam lebih
dalam.
Oiya teman – teman, berbicara tentang Islam, saya teringat seorang syaikh, Hasan al
Banna, bahwasanya kita sebagai seorang muslim, minimal harus memiliki suatu keahlian
yang itu menjadi ciri khas dan senjata kita. dengan memiliki keahlian maka seorang
muslim akan memiliki izzah atau harga diri di mata manusia lainnya. Dan dengan keahlian
juga, seorang muslim dapat bermanfaat bagi orang lain.
Misalnya di rumah saya ada seorang arsitek muslim yang sebutnya saja namanya Ustadz
Yasin. Beliau seorang aktivis dakwah Haraki. Segala aktifitas hariannya adalah terkait
dengan dakwah. Tapi tahukah teman – teman. Beliau adalah seorang arsitek, insinyur
yang pandai sekali membangun rumah, salah satunya masjid Daarul ‘Uluum dekat rumah.
Renovasi masjid didesain langsung oleh Ustadz Yasin tanpa melibatkan arsitek dari luar.
Sehingga lebih minim biaya. Itu adalah satu keahlian muslim yang dapat digunakan dalam
masyarakat luas. Kamu ? Apakah kamu sudah menemukan keahlianmu ?
Beberapa puluh tahun yang lalu, di sebuah kota di Kairo Mesir, ada seorang Al Muhandis
atau engineer yg sangat ditakuti oleh yahudi atau musuh Islam. Beliau adalah salah satu
dari anggota gerakan Islam yang gerak-geriknya mulai dicurigai oleh para pembenci islam.
Beliau adalah orang yang berbahaya, karena beliau adalah orang yang memiliki racikan
alat atau benda yang dapat menghancurkan markas musuh. Berbekal pemahaman dasar
terkait keelektrikan dalam bidang elektro, beliau dapat merakit bom untuk melawan musuh
– musuh Islam. Keberadaannya sangat sulit diketahui. Para musuh Islam mencari beliau,
tetapi ketika dicari, beliau sudah berpindah ke tempat lain. Seperti spy. Hingga pada saat
pembunuhannya pun tidak bisa dibunuh secara langsung. Beliau dikhianati oleh seorang
pamannya melalui sebuah telepon, yang mana telfonnya itu berisi bahan peledak yang
meledak pada saat itu. Teman – teman tahu siapa nama Al Muhandits itu ? Yap! Yahya
Ayyas, atau al muhandis (engineer).
Sidang pembaca yg budiman, apapun profesi kita, apapun latar belakang kita, dimanapun
kita tinggal, kita adalah dai sebelum profesi lainnya. Nahnu dua’t qabla kulli syaiin. Menjadi
seorang muslim di abad 21 ini, haruslah bermetamorfosa menjadi seorang muslim yang
bisa di ‘eksploitasi’. Atau dalam bahasa saya adalah portable muslim equity. Maksudnya
adalah bahwa muslim harus mempunyai kemampuan yang bisa dibawa kemanapun,
seperti teman – teman membawa power bank kemana-mana. Dan power bank itu akan
berguna sebagi charge untuk teman – teman ataupun yang lain.
Milikilah kemampuan portable equity. Dengan demikian keberadaan kita akan bermanfaat
dimanapun kita berada. Dengan demikian akan banyak orang yang terbantu dengan
kemampuan kita. Sungguh, kita diciptakan di bumi ini untuk menjadi khalifah. Khalifah erat
kaitannya dengan pemimpin, dan pemimpin erat kaitannya dengan melayani masyarakat.
Temukan keahlianmu dan dedikasikan diri untuk umat.

Fun and Gathering : Hangat, Asyik, Dan Memanjakan

Dihadapi dengan kesibukan sehari-hari, terutama melakukan aktivitas pekerjaan dan perkuliahan, sehingga diperlukan suatu kegiatan yang berguna juga menyegarkan bagi setiap individu di organisasi.

Adapun kegiatan ARMADA Gathering ini, biasa dilakukan dengan pergi keluar kota, seperti daerah-daerah sejuk dan pegunungan atau daerah pantai. Kali ini dilaksanakan di sekitar Jatikramat.

Adapun kegunaan ARMADA Gathering adalah :

  • Menjali relasi dan menjaga hubungan baik antara sesama anggota.
  • Saling memperetan hubungan pertemanan dan kekerabatan.
  • Memperetan kerjasama antara anggota
  • Menghilangkan beban organisasi yang selama ini dilakukan, dengan ARMADA Gathering ini diharapkan seluruh anggota dapat berbahagia dan segar kembali.

Alhamdulillah pada hari minggu, 20 Agustus 2017 kemarin telah dilaksanakan gathering kepengurusan armada periode tahun 2017/2018 dan sekaligus perkenalan anggota baru armada. Rangkaian kegiatan yang dilakukan ada jalan pagi, lalu dilanjutkan dengan games dan terakhir ditutup dengan sarapan bersama!🤗
*
Seru kaan?? Yuk gabung di armada biar bisa seru2an bareng sambil tetap istiqomah menjalin ukhuwah😍😍
🌸
🌸
“Ketahuilah tanpa ukhuwah yang kukuh, kita tidak mampu menggapai kesatuan ummah. Untuk itu marilah kita bersama menjalinkan ukhuwah semanis gula-gula kapas dan seindah pelangi. InsyaAllah”💐

 

“Mengucapkan terimakasih yaa buat temen temen.. maaf yaa kali banyak kekurangan terlebih saya yg ga ikut jalan santai karna kondisi yang tidak di sanggupi.. 🙏🙏semoga hari ini membuat temen temen silahturahmi nya makin erat makin solider makin care makin makin makin yang positive nya”.

Salam ceria dari kami
SDM

Tegas dalam administrasi ,santun dalam berorganisasi

🤗🤗 Bila di kasih kesempatan lagii nanti .. semoga semakin rame yaa. 👍🏻

Dirgahayu Indonesia 17 Agustus 2017

Kami dari pemuda masjid Daarul uluum (ARMADA) Turut memperingati kemerdekaan Indonesia yang ke 72 tahun. Jaya selalu Indonesia.
.
.
.
Terbanglah tinggi selalu garudaku, 72 tahun usiamu hai negeriku. Bersama kita, para pemuda – pemudi akan selalu menjunjung tinggi dirimu, membela mu, serta serukan namamu hingga ke penjuru dunia! .

“Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”
-Pembukaan UUD ’45-

 

Kemerdekaan bukanlah akhir namun awal perjuangan. Kemerdekaan harus selalu diperjuangkan. Yuk kita lanjutkan perjuangan para pahlawan! Yuk kita selalu berusaha untuk selalu menjaga kemerdekaan bangsa ini seutuhnya! Mari bersatu berjuang bersama agama nusa dan bangsa, Anak Muda!
Selamat 72 Tahun Merdeka Indonesia ku